Lamongan, 16 Desember 2025

Lamongan – Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan resmi menjalin kerja sama internasional dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia serta Ma’had Aly Sunan Drajat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional perguruan tinggi berbasis pesantren, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PkM).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sunan Drajat Lamongan, Dr. Nashihin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting yang bersifat simbiosis mutualisme, terutama bagi UNSUDA. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memberikan manfaat bersama dan membuka ruang pengembangan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.
“Kerja sama ini adalah momentum yang sangat baik sekali semoga bisa menjadi simbiosis mutualisme, khususnya bagi Universitas Sunan Drajat dan Ma’had Aly Sunan Drajat. Kami berharap implementasi kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan akademik, internasionalisasi kampus, serta pengabdian masyarakat,” ujar Dr. Nashihin.
Sementara itu, Ihyaul Ladzib, S.H.I., M.A., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk ditindaklanjuti dalam bentuk program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UNSUDA bersama Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Ia mengungkapkan bahwa PCI NU Malaysia memiliki jejaring pendidikan yang cukup luas, meliputi 41 titik sanggar pendidikan, 6 sanggar bimbingan, serta 5 Ma’had yang memiliki relasi langsung dengan PCI NU Malaysia.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka akses strategis melalui jalur pemerintahan Malaysia, khususnya pada sektor Pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga berpotensi memperluas ruang kolaborasi akademik dan kelembagaan di tingkat internasional.

Usai prosesi penandatanganan PKS, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai fakultas. Perwakilan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UNSUDA Siswadi mengajukan pertanyaan terkait peluang dan kesiapan tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta PkM bagi mahasiswa tidak hanya bidang keagamaan saja, tetapi harus bisa memberikan fasilitas pada prodi lain khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sehingga bisa melaksanakan PkM di Malaysia sesuai program Studi yang ada.
Menanggapi hal tersebut, pihak PCI NU Malaysia menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi kegiatan KKN dan PkM UNSUDA melalui berbagai instansi dan mitra bisnis dan pemerintahan yang relevan, khususnya pada bidang Ekonomi dan Bisnis Islam, seperti Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis. Fasilitasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional sekaligus penguatan kompetensi praktis bagi mahasiswa.
Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, UNSUDA menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional serta mendorong implementasi tridarma perguruan tinggi yang adaptif terhadap tantangan global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an yang menjadi karakter utama institusi dan Visi Misi Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Menjadi Pesantren Yang mampu mempersiapkan Kader Pemimpin yang berkepribadian santri, bermental entrepreneur rahmatan lil álamin, berwawasan global dan memiliki akhlaqul karimah.
Fat@n Darajat, 2025