Mahasantri Fakultas EKBISI UNSUDA raih Penghargaan atas prestasi Santripreneur BAZNAS RI dalam rangka Istighosah dan Doa Bersama YPPSD Sambut Tahun Baru 2026 M.

Lamongan — Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru 2026, Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Sunan Drajat Lamongan menyelenggarakan kegiatan Istighosah dan Doa Bersama yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini diikuti oleh santri, mahasantri, dewan asatidz, pengurus yayasan, serta seluruh civitas akademika di lingkungan YPP Sunan Drajat Lamongan.

Istighosah dan doa bersama dipimpin oleh Ustadz Bahrussalam, yang mengajak seluruh peserta untuk memperbanyak istighfar serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani tahun yang baru. Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa sepanjang rangkaian ibadah yang dilaksanakan.

Acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus Mauidlotul Hasanah Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat yang disampaikan oleh Dr. H. Anas Alhifni, S.Ei., M.Si Beliau memberikan motivasi kepada seluruh santri dan mahasantri agar terus meningkatkan semangat belajar dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Menurut Beliau akhlaq mulia, ketekunan dan keikhlasan dalam belajar merupakan kunci utama untuk memperoleh barakah ilmu yang bermanfaat bagi santri pada saat sudah balik kedaerah masing-masing dalam kehidupan dimasyarakat. inti Tujuan Tholaul Ilmi dalam ayat al-Qur’an dalam Al-Qur’an Surat Al-Fatir dijelaskan :

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ

Ayat ini menjadi pengingat bahwa tujuan utama menuntut ilmu baik di pesantren maupun Lembaga Pendidikan adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, membentuk akhlak mulia, dan memberi manfaat bagi masyarakat

  • Ilmu harus membawa kepada ketaatan, bukan kesombongan.
  • Semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin rendah hati dan bertakwa.
  • Ukuran kemuliaan ilmu bukan pada gelar, tetapi pada pengaruhnya terhadap iman dan amal.

“Santri harus mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Akhlaq mulia dan kesungguhan dalam menuntut ilmu akan menjadi bekal penting untuk masa depan serta membawa keberkahan dalam kehidupan, seperti contoh figur Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, dengan pesantren bisa bermanffaat bagi Umat. ” tutur beliau.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan visi dan misi yang dipimpin oleh Dr. Nasihin, M.Pd., Rektor Universitas Sunan Drajat. Pembacaan visi dan misi ini diikuti secara serempak oleh seluruh peserta sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan cita-cita dan arah pengembangan pendidikan, keilmuan, serta pengabdian di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya keselarasan langkah seluruh civitas akademika dalam menjalankan amanah kelembagaan.

Selanjutnya, sambutan Kepala Bidang Pendidikan dan Kesantrian, Suyono, M.Pd.I., turut memberikan sambutan dan nasihat kepada para santri. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya meluruskan niat tholabul ‘ilmi sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan di pesantren. Niat yang ikhlas, menurutnya, akan menentukan kualitas ilmu serta dampak positifnya bagi diri sendiri dan masyarakat.

Beliau juga mengingatkan agar para santri tetap istiqamah dan fokus dalam belajar, meskipun momentum Tahun Baru seringkali diidentikkan dengan berbagai hiburan di luar lingkungan pesantren. “Ketika sebagian orang merayakan Tahun Baru dengan kesenangan duniawi, para santri memilih jalan mulia dengan tetap berkhidmat dalam menuntut ilmu,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak yayasan juga menyampaikan apresiasi atas prestasi santri dan mahasantri. Salah satunya adalah prestasi seorang mahasantri Fakultas Ekonomi YPP Sunan Drajat Ahmad Aldi Kurniawan yang sebelumnya berhasil meraih Piagam Penghargaan Santripreneur dari BAZNAS RI. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pesantren mampu melahirkan generasi santri yang unggul secara spiritual, akademik, serta memiliki jiwa kemandirian dan kewirausahaan.

Melalui kegiatan Istighosah dan Doa Bersama ini, YPP Sunan Drajat Lamongan berharap dapat menjadikannya sebagai momentum muhasabah diri, penguatan spiritual, dan peneguhan komitmen bagi seluruh civitas pesantren dalam menyongsong Tahun Baru 2026 dengan penuh optimisme, semangat belajar, dan tekad untuk terus berprestasi.

Fatan Dar@jat 2026

Mahasantri Fakultas EKBISI UNSUDA raih Penghargaan atas prestasi Santripreneur BAZNAS RI dalam rangka Istighosah dan Doa Bersama YPPSD Sambut Tahun Baru 2026 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas